Tampilkan postingan dengan label hadis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hadis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Oktober 2012

hadis berkata benar dan dusta

Assalamualaikum sahabat blogger :))


kali ini saya pengen posting lagi nih. mumpung lagi giat buat ngetik. 
sesuaidengan tema kita kali ini, kita akan mengulas tentang hadis berkata benar dan dusta. di Zaman globalisasi ini, mungkin sudah sedikit atau bahkan sulit untuk mencari orang yang amanah. sekarang penipuan dan pembohongan publik telah terjadi diberbagai kalangan masyarakat. namun alangkah baiknya jika kita dapat amanah dan tidak berdusta. selain merupakan salah satu akhlakul karimah, kejujuran InsyaAllah akan membawa kebaikan untuk diri kita. 
sebagaimana hadis yang di riwayatkan oleh bukhory dan muslim berikut 




قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا ».





artinya :


rosulullah SAW bersabda : hendaklah kamu berkata benar,karena berkata benar itu akan membawa kebaikan, dan kebaikan itu akan membawa ke surga. apabila seseorang senantiasa membiasakan berkata benar dan cenderung kepada berkata benar, maka orang itu dicatat di sisi allah sebagai orang yang selalu benar. dan jauhilah berkata dusta. karena dusta itu membawa kepada kejahatan, dan kejahatan itu membawa kepada neraka. apabila seseorang senantiasa berdusta, akhirnya ia dicatat disisi allah sebagai pendusta.


Hadis Menahan marah



assalamualaikum sobat,


kali ini saya ingin berbagi beberapa hadis. semoga bermanfaat ya :))




عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَيْسَ الشَّدِيْدُ بِالصُّرْعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيْدُ 
 الَّذِيْ يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ.

Artinya :

dari abi hurairah, rosulullah SAW Bersabda : orang yang kuat itu bukanlah orang yang kuat bergulat, tetapi sebenarnya orang yang kuat itu adalah orang yang dapat menahan amarahnya. (HR Bukhary dan muslim)